Barcelona melakukan kerja yang buruk pada bursa transfer Januari 2020 ini. Mereka gagal mendapatkan jasa penyerang Rodrigo Moreno, walau sudah berada di klub untuk melakukan tes medis.

Barcelona fokus mencari penyerang baru di bursa transfer Januari 2020 ini. Tim yang dilatih Quique Setien tersebut butuh penyerang baru pasca cedera yang membuat Luis Suarez absen hingga akhir musim.

Absennya Luis Suarez meninggalkan lubang besar di lini depan Barcelona. Walau sudah punya Antoine Griezmann, Barcelona tetap butuh penyerang anyar untuk mendampingi Lionel Messi.

Sempat dikabarkan mendekati pemain Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, Barcelona akhirnya menjatuhkan pilihan pada Rodrigo Moreno. Namun, semua rencana Barcelona berakhir dengan berantakan.

Rodrigo Moreno sudah tiba di Barcelona dan akan menjalani tes medis pada Selasa (28/1/2020). Dia bahkan melewatkan persiapan laga Valencia melawan Leon di Copa del Rey. Nampaknya, kepindahan ke Barcelona makin dekat.

Namun, seperti dikutip dari Marca, Rodrigo Moreno batal pindah ke Barcelona. Ada negosiasi yang rumit. Jorge Mendes, agen Rodrigo Moreno, ingin Barcelona membeli Bruno Fernandes dan meminjamkannya ke Valencia.

Jorge Mendes juga agen dari Bruno Fernandes, pemain yang selangkah lagi bergabung dengan Manchester United.

Jurnalis Marca, Jaime Rincon, menyebut kasus transfer Rodrigo Moreno menjadi bukti kesekian buruknya kinerja Barcelona di bursa transfer. Secara khusus, Rincon menyalahkan presiden klub Josep Maria Bartomeu.

"Keputusan Josep Maria Bartomeu untuk mempublikasikan setiap langkah klub adalah langkah yang aneh dan rencana mereka cenderung menjadi pengetahuan umum sebelum menjadi nyata," kata Rincon dikutip dari Marca.

Dalam catatan Jaime Rincon, Barcelona bukan pertama kali gagal melakukan transfer dalam dua musim terakhir. Rodrigo Moreno hanya satu contoh saja. Masih banyak kasus lain yang menunjukkan kinerja buruk Bartomeu dan Eric Abidal sebagai direktur olahraga.

"Itu juga terjadi ketika Ernesto Valverde berada di ambang pemecatan dan Barcelona mencoba meyakinkan Xavi Hernandez untuk bergabung," kata Rincon.

Xavi kemudian memilih tetap berada di Qatar dan Barcelona menjatuhkan pilihan pada Quique Setien. Sejauh ini, kinerja klub belum membaik secara signifikan bersama pelatih berusia 61 tahun.

"Bahkan musim panas lalu Barcelona jelas berusaha merekrut Neymar dan setiap langkah mereka dan setiap perjalanan ke Paris diketahui oleh publik. Tetapi Neymar tetap di Paris," kata Rincon.

Sebelum Neymar, ada nama Marco Verratti yang juga didekati Barcelona. Dia sempat diplot untuk menjadi pengganti Andres Iniesta. Namun, negosiasi berantakan dan tidak berujung manis. Pemain asal Italia batal pindah ke Barcelona.

"Bahkan Antoine Griezmann membutuhkan waktu lebih lama dari yang mereka inginkan untuk tiba di Catalonia," kata Jaime Rincon.

Barcelona disebut sudah mendekati Griezmann sejak awal musim 2018/2019 lalu. Mereka berniat menebus klausul kontrak sang pemain. Akan tetapi, transfer Griezmann baru terealisasi pada awal musim 2019/2020, itu pun dengan dugaan pendekatan secara ilegal.